Merawat Bunga Adenium

Merawat bunga adenium. Bunga adenium adalah salah satu tanaman sukulen yang memiliki ciri khas pada bonggolnya. Bonggol bunga ini menyerupai umbi sehingga bunga adenium terlihat seperti tanaman bongsai. Usul punya usul, karangan bunga adenium termasuk dalam jenis famili apocynaceae yang mampu hidup di lingkunga kering padang pasir. Awalnya, tanaman ini hidup di padang pasir Afrika Selatan dan daerah Timur Tengah. Namun seiring berjalannya waktu, bunga adenium menyebar ke negara-negara di Asia, seperti Indonesia, Taiwan, Thailand, India, dan Vietnam.

Merawat Bunga Adenium

Bunga besar yang dimiliki bunga adenium memiliki keuntungan sendiri. Bagian ini mampu menapung cadangan air yang cukup banyak. Hal ini membuat bunga adenium mampu bertahan di iklim yang kering dan cuaca yang panas. Bunga adenium yang dirawat dengan baik mampu bertumbuh hingga memiliki ketinggian setinggi 4 meter. Nah, agar bunga adenium bisa tumbuh subur, kamu harus memperhatikan beberapa hal di bawah ini.

Wadah atau Pot

Merawat Bunga Adenium

Penggunaan wadah atau pot mempengaruhi pertumbuhan bonggol. Jika kamu menggunakan wadah yang dangkal, kamu akan mendapatkan bonggol yang unik dan artistik. Hal ini dikarenakan akar bunga adenium yang cenderung ke bawah tidak menemukan makanan sehingga membuatnya mencari di bagian atas yang di kelilingi wadah.

Merawat Bunga Adenium

Di sisi lain, penggunaan wadah seperti polybag justru membuat akar menjadi kurus dan panjang. Polybag mampu menampung medium tanah yang banyak dan dalam. Hal ini membuat akar terus tumbuh ke bawah hingga ke dasar polybag. Apabila kamu ingin bunga adeniummu punya bonggol yang bagus, kamu harus menanamnya ulang.

Caranya cabut bunga dari polybag dan potong akar yang tidak berguna. Keringkan bunga selama 1-2 minggu dan masukan ke wadah dengan sistem drainase baik. Selanjutnya, tutup bagian akar yang ingin dibesarkan dengan tanah.

Kebutuhan Air

Karena bunga adenium tahan terhadap lingkungan yang panas dan kering, kamu nggak perlu sering-seringnya menyiramnya. Seluruh bagiannya mampu menjadi suplai air sehingga bunga ini tidak membutuhkan banyak air. Mesji begitu, kamu harus rutin menyiramnya dengan frekuensi yang tergantung kondisi cuaca. Saat cuaca panas sekali, siramlah bunga adenium 1-2 kai per hari. Jika cuaca hujan, siram bunga 3 hari sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *